http://scmplayer.net/

shockwave

Kamis, 02 Juni 2016

Perubahan Psikologis pada Kehamilan Trimester 1 - 3

Hal-hal yang Dapat Menyebabkan Terjadi Perubahan Psikologi Masa Kehamilan


Menurut Asrinah (2010) perubahan pada ibu yang bisa membuat terjadinya gejolak perasaan bisa disebabkan oleh faktor ketidaknyamanan fisik maupun mental sehingga membuat para ibu menjadi stress. Ada beberapa hal yang memberikan tekanan psikologis pada ibu hamil yaitu:

Kondisi finansial

Bagi pasangan yang mampu, maka kondisi finansial bukanlah masalah. Namun bagi pasangan kebanyakan masalah finansial ini merupakan masalah besar dan menimbulkan stres. Apalagi jika sejak awal diketahui bahwa kehamilan ibu bermasalah sehingga memerlukan penanganan persalinan khusus yang jelas membutuhkan biaya tambahan.

Dukungan pasangan

Dukungan pasangan sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Namun masih banyak suatu yang enggan ikut serta menanggung resiko yang dihadapi istrinya saat mengandung. Dengan berbagai alasan mereka mengelak untuk ikut ambil bagian, dengan alasan sibuk bekerja, ada yang menganggap itu memang tugas wanita dan sebagainya. Kondisi seperti ini akan membuat ibu hamil menjadi semakin stres menjelang hari-hari persalinan.

Dukungan keluarga

Karena berbagai faktor banyak pasangan suami istri yang memiliki hubungan yang kurang baik dengan keluarga masing-masing. Dalam situasi normal hal ini bukan menjadi masalah, tetapi dalam kondisi hamil pengaruhnya akan terasa. Kehadiran orang-orang terdekat saat menjelang persalinan jelas berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan pasangan suami istri.

Bentuk perubahan psikologi pada masa kehamilan

Perubahan  psikologis selama masa kehamilan adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan atau pengurangan emosi, kepribadian, motivasi dan konsep diri yang terjadi selama masa kehamilan

Menurut Yuklandari (2012) Perubahan psikologis dapat diidentifikasi sebagai berikut:

Trimester pertama

Trimester pertama sering dianggap sebagai periode penyesuaian. Penyesuaian yang dilakukan wanita adalah terhadap kenyataan bahwa ia sedang mengandung. Penerimaan terhadap kenyataan ini dan arti semua ini bagi dirinya merupakan tugas psikologis yang paling penting pada trimester pertama kehamilan.

Trimester Kedua

Pada usia kehamilan 16-28 minggu ibu dapat merasakan gerakan bayinya. Banyak ibu yang merasa terlepas dari kecemasan dan rasa tidak nyaman seperti yang dirasakan pada trimester pertama. Pada trimester kedua relatif lebih bebas dari ketidaknyamanan fisik, ukuran perut belum menjadi suatu masalah, lubrikasi vagina lebih banyak dan hal yang menyebabkan kebingungan sudah surut, dia telah berganti dari mencari perhatian ibunya menjadi mencari perhatian pasangannya, semua faktor ini berperan dalam meningkatnya libido dan kepuasan seks.

Trimester Ketiga


Pada usia kehamilan 39-40 minggu seorang ibu mungkin mulai merasa takut akan rasa sakit dan bahaya yang akan timbul pada waktu melahirkan dan merasa khawatir akan keselamatannya. Rasa tidak nyaman timbul kembali pada trimester ketiga dan banyak ibu yang merasa dirinya aneh, berantakan, canggung dan jelek sehingga memerlukan perhatian lebih besar dari pasangannya, disamping itu ibu mulai sedih karena akan terpisah dari bayinya dan kehilangan perhatian khusus yang diterima selama hamil, terdapat perasaan mudah terluka (sensitif).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar